Frame 117

Tahukah Kamu Wujud Malaikat Jibril?

By Redaksi

Adik-Adik, kalian pernah mendengar tentang Malaikat Jibril? Ya, Jibril adalah malaikat utusan Allah yang diberi tugas menyampaikan wahyu kepada para nabi dan rasul.

Dalam kitab Tafsir Al-Qur’an Kementerian Agama RI dikatakan Allah SWT menciptakan malaikat dengan sayap. Ada yang mempunyai dua sayap, ada yang tiga empat sayap, bahkan ada yang lebih banyak lagi. Sebagaimana yang dijelaskan dalam surah al-Fathir ayat 1, Allah berfirman:

Segala puji bagi Allah, Pencipta langit dan bumi yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap. Masing-masing (ada yang memiliki) dua, tiga, dan empat (sayap). Dia menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Ternyata bentuk sayap malaikat sangat berbeda dengan sayap burung yang terdiri dari bulu-bulu. Imam Jalaluddin As-Suyuthi menyebutkan sayap malaikat berbentuk mutiara lalu bersinar terang memancarkan cahaya warna-warni.

Gambaran sayap malaikat layaknya perhiasan tersebut dijelaskan dalam hadis berikut: Dari setiap sayapnya keluar berwarna-warni mutiara dan yaqut (batu mulia). (HR Ahmad)

Dalam riwayat lain, dari Ibnu Abbas bahwa ia bertanya, “Wahai Muhammad, bagaimana engkau didatangi malaikat yang mendatangimu itu?” Maksudnya adalah Jibril. Beliau menjawab, “Dia mendatangiku dari langit, kedua sayapnya berupa mutiara, dan bagian dalam telapak kedua kakinya berwarna hijau.” (HR At-Thabrani)

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, ia berkata, “Rasulullah SAW pernah melihat Jibril dalam wujud aslinya. Jibril memiliki 600 sayap dan setiap satu sayap mampu menutupi cakrawala.” (HR Ahmad)

Apabila sayap malaikat Jibril saja sudah mampu menutupi cakrawala, lalu seberapa besar wujud aslinya? Terdapat sebuah riwayat yang menggambarkan betapa besar ukuran malaikat yang mungkin sulit diterima akal manusia.

Lalu pada riwayat Aisyah Ra dikatakan, “Siapa yang menerangkan bahwa Nabi Muhammad telah melihat Tuhannya, maka sungguh besar bahayanya, tetapi Nabi Muhammad SAW telah melihat Malaikat Jibril dalam bentuk aslinya yang bisa menutupi ufuk (kaki langit).” (HR Bukhari)

Wujud Jibril ternyata tak hanya seperti yang digambarkan di atas lho, Adik-Adik. Ada bentuk atau wujud Jibril yang lain saat menemui Nabi Muhammad. Apa saja bentuknya?

Pertama, melalui sesuatu yang dicampakkan oleh Jibril ke dalam dada dan hati Nabi Muhammad tanpa pernah melihatnya. Hal ini sebagaimana yang dikatakan Rasulullah bahwa sesungguhnya Jibril telah masuk mencampakkan sesuatu ke dalam hatinya.

Kemudian, Rasulullah didatangi Jibril yang menjelma sebagai seorang lelaki. Jibril berbicara dengan Nabi Muhammad secara langsung. Dalam kondisi ini, sejumlah sahabat pun turut melihat Jibril ketika menjelma dalam wujud manusia.

Bentuk lain, Rasulullah didatangi Jibril melalui bunyi-bunyian seperti dering lonceng. Cara ini merupakan cara yang paling berat bagi Rasulullah untuk menerimanya sehingga dahi beliau mencucurkan keringat dan duduk tersimpuh. Pernah suatu ketika wahyu dalam bentuk ini turun kepada Rasulullah saat paha beliau sedang berada di atas paha Zaid bin Tsabit. Zaid bisa merasakan rasa berat yang tidak biasa.

Lalu Rasulullah juga melihat Jibril dalam bentuk parasnya yang asli, tanpa penghalang. Yaitu ketika berada dalam perjalanan Isra Mi’raj, di mana beliau secara langsung diberitahu Jibril mengenai perintah shalat lima waktu. (*)

(Ditulis oleh Kak Novia Syahidah)

 

-- Akhir --

Bagikan Cerita

Baca tulisan menarik lainnya

Punya Naskah Cerita Sendiri?

Kirim Naskahmu Sekarang!

Naskah-Homepage