Di setiap detak jantungmu
Ada namaku yang selalu engkau sebut
Di setiap tarik napasmu
Ada wajahku yang selalu engkau ingat
Di setiap ayun langkahmu
Ada doa dan harapan terbaik untukku
Tapi Ibu…
Maafkan jika di setiap detak jantungku
Aku masih sibuk dengan mainanku
Maafkan jika di setiap tarik napasku
Aku masih saja merepotkanmu
Maafkan jika di setiap ayun langkahku
Aku masih saja jauh dari harapanmu
Sekali lagi, maafkan aku, Ibu!